Renungan Harian – Pekan Biasa XXVI; Sabtu, 4 Oktober 2025


Peringatan Wajib St. Fransiskus dari Assisi – Sabtu Imam     
                                                    Bacaan Pertama (Barukh. 4:5-12.27-29); Bacaan Injil (Lukas. 10:17-24). 

"Namamu tercatat di Surga dan memandang Allah"

Stephen Covey, penulis buku Best Seller berjudul The Seven (7) Habits (Tujuh Kebiasaan). Covey memberi kesaksian bahwa kunci kesuskesan adalah sebuah proses atau kebiasaan. Ada tujuh kebiasaan yaitu: proaktif, mulai dengan tujuan akhir, fokus pada prioritas, berpikir menang-menang, empati, sinergi, dan mengasah gergaji.

Namun, Covey menyadari bahwa tujuan hidup bukanlah untuk sukses. Menurutnya, secara unik manusia memiliki “suara dari dalam” hatinya yaitu suara yang memanggil secara personal sebagaimana dikembangkannya dalam buku kedua; The Eight (8) Habits. Setiap orang perlu terbuka mendengar "suara dalam" nya. Maka, kita harus mempu mendengar dan dituntun oleh "suara dari dalam" hati. Dengan demikian, kita mencapai keagungan atau kebesaran (greatness) pada tiga tingkatan yaitu menjadi pribadi yang hebat (personal greatness), menjadi pemimpin besar (leadership greatness), dan organisator yang luar biasa (organizational greatness).

Para murid bergembira atas kesuksesan dalam bermisi. Mereka berkata kepada Yesus, “Tuhan, setan-setan pun takluk kepada kami demi nama-Mu.” Akan tetapi, bagi Yesus, yang terpenting bukanlah mengalahkan setan, namun perbuatan baik para murid yang membuat nama mereka tercatat di surga dan mereka bisa memandang Yesus. Oleh karena itu Yesus berkata, “Janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu terdaftar di surga.”

Marilah kita meneladani Yesus. Ia menjadi pribadi yang hebat, pemimpin yang besar, dan organisator yang luar biasa karena Ia adalah Sang Kebenaran Sejati dan seluruh tindakan-Nya adalah kebenaran. Kita pun bisa menjadi pribadi, pemimpin, dan organisator yang mencapai keagungan dan kebesaran, jika kita mampu mendengarkan “suara dari dalam" hati kita yang memanggil dan menggerakan pikiran, tubuh, dan roh kita. “Suara dari dalam” hati itu adalah hati nurani. Tuhan memberkati kita sekalian, amen.


Posting Komentar untuk "Renungan Harian – Pekan Biasa XXVI; Sabtu, 4 Oktober 2025"