Bacaan I (Barukh. 1:15-22); Bacaan Injil (Luk. 10:13-16)
"Siapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku", Sabda Yesus
Saudara-saudari
terkasih, Yesus mengecam Khorazim dan Betzaida karena mereka menyaksikan
Mikjizat Yesus, namun mengabaikannya. Hal serupa terjadi pula pada bangsa
Israel. Kitab Barukh mengisahkan keadaan bangsa Israel yang tidak mendengarkan
suara Allah melalui nubuat para nabi. Sebaliknya, mereka berbakti kepada
allah lain.
Sebagai
orang beriman, kita pun pernah bahkan sering ragu, tidak percaya, dan
mengabaikan Sabda Yesus yang hadir, berkarya, dan berbicara melalui orang-orang
di sekitar kita. Sebagai anak, kita tidak mendengarkan nasehat orang tua,
sebagai saudara, kita tidak mau mendengarkan nasihat dari saudara kita. Dalam
institusi atau komunitas, kita tidak mau mendengarkan pemimpin kita, atau tidak
mendengar rekan kerja kita.
Sabda Yesus, “Celakalah engkau, Khorazim! Celakalah engkau, Betsaida! adalah peringatan dan kecaman yang ditujukan pula kepada kita. Sebagai pengikut-pengikut Kristus, kita mesti memiliki kemampuan mendengarkan dengan tajam dan penuh kepekaan terhadap suara dan kehendak Allah yang berbicara melalui sesama di sekitar kita.
Yesus berkata, “Barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.” Marilah kita membaharui kembali diri kita yaitu bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Kita menerima Yesus di hati kita dan membiarkan Yesus menuntun kita kepada kehidupan. Hal itu mungkin, jika kita peka dan tajam mendengarkan suara Roh Kudus. Tuhan memberkati kita sekalian.

Posting Komentar untuk "Renungan Harian – Pekan Biasa XXVI; Jumat, 3 Oktober 2025"